bjb

Marak Aksi Demo, Ini Permintaan Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengimbau kepada mahasiswa yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aturan sesuai dengan aturan yang ditetapkan di dalam Undang-undang saat melakukan aksi di depan gedung DPR, Senin (30/9/2019) mendatang.

"Apapun yang dilakukan harus mengutamakan koridor aturan hukum, itu aja," kata Ridwan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu (29/9/2019).

Aturan soal demo juga diatur dalam Peraturan Kapolri No.9 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum. Agar Para demonstran tidak mendapat sanksi hukum dalam menyampaikan pendapat di muka umum, hendaknya mmengikuti tata cara demonstrasi menurut undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaiakan Pendapat di Muka Umum

"Semua terjadi dinamika karena ada aturan-aturan yang dilanggar oleh yang melakukan (unjuk rasa) bahkan yang mengawasi (aparat)," kata dia.

Menurutnya gesekan dan bentrokan saat proses penyampaian aspirasi disebabkan oleh kesalahpahaman antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan. Selain itu ada juga tidakan-tindakan yang menurutnya melewati batas aturan.

Selain itu ia juga mengimbau agar massa aksi tidak melakukan aksinya dengan tindakan anarkis yang bersifat destruktif. Karena menurutnya banyak orang lain yang mempunyai hak untuk menjalani hari nya dengan situasi yang kondusif.

Baca Juga:

PWI Jabar Tekankan Legalitas Profesionalisme Wartawan

Persatuan Wartawan Indonesia Sahkan KPWI

"Jangan destruktif hargai hak orang lain yang juga punya hak dalam kelancaran sehari-harinya," katanya.

Sebelumnya pada Sabtu (28/9/2019), Juru Bicara Poros Revolusi Mahasiswa Bandung, Ilyasa Ali Husni mengatakan ada sekitar enam ribu mahasiswa dari Bandung dan sekitarnya yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi pada Senin (30/9/2019).

Meski sebelumnya mendapat imbauan dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), para mahasiswa tersebut tetap akan berangkat. Aksi tersebut, kata dia, digelar agar DPR dan presiden tidak mengetuk palu sejumlah rencana dan revisi undang-undang (RUU) yang akan menjerat masyarakat dengan mudah.

"Kita ada 30 bis, ada sekitar 6 ribuan mahasiswa Bandung yang ikut, mungkin nanti Senin massa lebih membludak lagi karena banyak yang merespons antusias," kata Ilyasa yang merupakan seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Selain itu dihimbau kepada para massa aksi untuk tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. (Ara)


Tags : RUU KUHP PWI IJTI Jurnalis Demo Undang-Undang Pers Kebebasan Pers Majalah Tempo Gubernur Jabar Ridwan Kamil Mahsiswa Demo Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini
properti

berita terkait

PWI Santuni Anak Yatim di Majalengka

31 Wartawan Lolos Uji Kompetensi Wartawan Dewan Pers

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi