JMN Channel


Petambak Ikan Setu Tonjong Panen Dini Akibat Kemarau Panjang

Tidak hanya petambak kolam ikan yang terancam gagal produksi namun sektor pertanian juga ikut terancam.

Setu (Danau) di Cibinong yang mulai surut air dampak kekeringan. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BOGOR - Kemarau panjang yang terjadi saat ini selain berimbas pada petani namun juga petambak ikan air tawar. Mereka terancam gulung tikar, krisis air menjadi sumber petaka bagi pelaku usaha ikan air tawar.

Debit air yang terus berkurang di beberapa danau yang ada di wilayah Bogor, membuat para pelaku usaha budi daya ikan air tawar merugi. Pasalnya, musim kering yang terus berlanjut membuat air di sekitaran danau mulai surut.

Baca Juga:

Hidupi Dua Istri dari Hasil Korupsi Dana Desa, Kades di Garut Buron

Atalia Praratya Positif Covid-19, Bagaimana dengan Ridwan Kamil dan Anaknya? Ini Kondisinya



Seperti diungkapkan Endang (35) seorang pengelola usaha ternak ikan gurame di Setu Tonjong saat ditemui awak media ini. Menurutnya, karena sudah lama tidak turun hujan, membuat ikan yang dipelihara di dalam hapa (media tempat penangkaran ikan-Red) kekurangan air.

“Jadi terpaksa beberapa hari lalu saya jual semua ikan, khawatir takut semakin banyak ikan yang mati,” ujar pria yang akrab disapa Kondor ini, Minggu (29/9/2019).

Berdasarkan pantauan, surutnya air Danau Tonjong justru menjadi arena bermain anak-anak untuk sekedar memancing atau berenang dan bermain lumpur. Air danau yang kering, membuat tanah dasar danau terlihat dan mengering.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kekeringan Musim Kemarau BPBD Bogor Setu Tonjong Petambak Ikan Merugi Panen Dini Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi