Rektor Widiatama: Antisipasi Hoax dengan Tabayyun

Ada tiga tahap proses tabayyun.

Rektor Widiatama, Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.IP.,M.SI, saat diwawancara awak media, Senin (30/9/2019). (Foto: Ryan/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Rektor Widiatama, Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.IP.,M.SI mengatakan berita hoax yang saat ini sedang marak-maraknya beredar di masyarakat terjadi karena kurangnya tabayyun.

"Konsepnya tadi tabayyun, jadi kalau ada informasi kita harus tabayyun," kata Sinaga kepada wartawan di Universitas Widiatama, Kota Bandung, Senin (30/9/2019).

Baca Juga:

TPDI Meminta Kapolri Bebaskan Mahasiswa Papua

PT KAI Daop 3 Cirebon Bagikan Goodie Bag Pada Hari Pelanggan Nasional



Ia menjelaskan bahwa ada tiga tahap proses tabayyun sehingga kalau dijalankan akan mencegah beredarnya hoax.

"Tabayun itu cek dulu pertama, bener apa nggak, kedua bermanfaat atau nggak, ketiga perlu dishare atau nggak," jelasnya.

Sinaga memaparkan konsep tabayyun dalam Islam. Menurutnya jangan percaya perkataan atau berita yang belum terbukti kebenarannya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Antisipasi Hoax Tabayyun Rektor Widiatama Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Adu Kuat Dukungan Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi