aqua

Resmi Ditarik BPOM, Ini Daftar 5 Obat Lambung yang Picu Kanker

penghentian peredaran obat asam lambung Ranitidin yang diduga tercemar NDMA oleh (BPOM) membuktikan bahwa saat ini negara belum optimal mengawasi kesehatan masyarakat.

Surat Edaran obat Ranitidin yang ditarik oleh BPOM. (Foto: BPOM)

JABARNEWS | BANDUNG - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya memerintahkan penarikan obat asam lambung mengandung ranitidin. Sesuai edaran beberapa waktu yang lalu, obat ini tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dikaitkan dengan risiko kanker.

Ketua Asosiasi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Jawa Barat Firman Turmantara meyebutkan, penghentian peredaran obat asam lambung Ranitidin yang diduga tercemar NDMA oleh (BPOM) membuktikan bahwa saat ini negara belum optimal mengawasi kesehatan masyarakat.

Baca Juga:

Aduh! Ratusan Ribu Kosmetik Berbahaya Disita Polda Jabar

Tanggapi BPOM, Dinkes Bekasi Segera Edarkan Surat Penarikan Ranitidin



"Berdasarkan nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan, Badan POM memerintahkan kepada Industri Farmasi pemegang izin edar produk tersebut untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi serta melakukan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk dari peredaran (terlampir)," dilansir BPOM.

Perlu diketahui, NDMA disinyalir sebagai sumber karsinogen atau zat penyebab kanker pada manusia. NDMA juga dikenal sebagai pencemar lingkungan yang kerap ditemukan dalam air, makanan termasuk daging, produk susu, dan sayuran. Beberapa obat Ranitidin tengah dikaji karena mengandung pengotor nitrosamine yang kerap disebut dengan N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dengan kadar rendah.

"Sebenarnya sesuai amanat konstitusi, negara wajib hadir untuk melindungi dan mensejahterakan rakyat," kata Dosen Hukum Bisnis dan Hukum Perlindungan Konsumen Pascasarjana Universitas Pasundan di Bandung, Selasa (8/10/2019).
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Ranitidin Ditarik BPOM BPSK Jabar ranitidin Mengandung NDMA Badan POM Zat Kanker Universitas Pasundan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Dinkes Ciamis Pastikan Ranitidine Sudah Tidak Diedarkan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi