aqua

Asal Usul Candi Cangkuang di Garut

Candi Cangkuang dan penyebaran Islam di Garut

Candi Cangkuang. (Foto: Wikimedia)

JABARNEWS | GARUT - Tidak hanya terkenal dengan makanan Dodol Garut nya, ternyata di Garut, Jawa Barat ada salah satu candi peninggalan bersejarah agama Hindu dari abad ke-17 yang letaknya ada di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Namanya Candi Cangkuang, yang di dalamnya terdapat patung Siwa Hindu. Candi ini berdiri di sebuah pulau kecil yang berada di tengah-tengah Situ Cangkuang.



‘Cangkuang’ sendiri berasal dari nama tanaman sejenis pandan (Pandanus furcatus), yang banyak terdapat di sekitar candi. Daun cangkuang umumnya dimanfaatkan untuk membuat tudung, tikar atau pembungkus gula aren.

Asal muasal Candi Cangkuang pertama kali sudah terdengar oleh Vorderman,salah atau warga Belanda yang kala itu menetap di Garut. Ia menuliskan penelitiannya di dalam buku Notulen Bataviaasch Genotschap terbitan tahun 1893, yang menyatakan bahwa di Desa Cangkuang terdapat peninggalan patung Dewa Siwa dan makam Embah Dalem Arif Muhammad, tokoh penyebaran agama Islam di daerah ini.

Namun candi ini baru ditemukan kembali pada tanggal 9 Desember 1966 oleh Tim Sejarah Leles. dengan peneliti Harsoyo dan Uka Tjandrasasmita. Setelah ditemukan kembali, candi ini mulai dilakukan penelitian pada tahun 1966 dan pemugaran Candi Cangkuang sendiri dilakukan pada tahun 1974.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7
Tags : Candi Cangkuang Penyebaran Islam Candi di Garut Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Situ Cangkuang

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi