JMN Channel


Inilah Dampak Buruk Pengguna Vape Bagi Kesehatan

Vape memiliki kandungan formaldehid yang bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

Ilustrasi konsumsi roko elektrik atau vape (foto : blacknote.com)

JABARNEWS | BANDUNG - Penggunaan vape atau rokok elektrik masih menjadi kontroversi di antara para perokok biasa. Tetapi pada dasarnya, vape atau rokok elektrik memiliki kandungan nikotin yang cukup tinggi. Anda perlu mengurangi dan berhati-hati jika menggunakan rokok elektrik.

Menurut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dilansir dari harianjabar, memang belum menemukan bukti yang cukup terkait dampak buruk dari rokok elektronik. Namun tetap perlu berhati-hati dalam menggunakan vape.

Baca Juga:

Stok Vaksin di Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bola di Pemerintah Pusat

Persib Bandung Bersyukur Liga 1 Diputuskan Akan Digelar 20 Agustus



Kemudian, anggapan lebih aman dan ringan dibandingkan roko biasa atau rokok tembakau, rokok elektrik atau biasa dikenal vape kini banyak di gunakan sebagian orang yang ingin berhenti merokok.

Selaintu, ada juga yang menilai vape bisa membuat seseorang berhenti kecanduan merokok. Namun, ternyata rokok elektrik juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh.

Sebuah penelitian di Inggris, New England Journal of Medicine, menyarankan memakan permen karet lebih baik untuk mengurangi kecanduan terhadap rokok tembakau. Berikut adalah tiga dampak dari rokokelektrik atau vape yang perlu waspadai.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Dampak Rokok Elektrik Kesehatan tubuh Tembakau Vs Vape Jabarnews Berita Jawa Barat berita Terkini

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi