bjb

Driver Ojol Diringkus Polisi Karena Kedapatan Bawa Sabu 12.2 Kg

Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi serta pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menunjukan barang bukti sabu di Mapolda Jawa Barat. (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemuda berinisial MT (23) yang berprofesi sebagai driver ojek online atau daring berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung karena kedapatan membawa belasan kilogram sabu pada sebuah koper diduga kurir di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung pada 12 Oktober 2019 lalu.

"MT membawa koper yang berisi delapan bungkus plastik berlakban cokelat yang isinya diduga sabu dengan total seberat 12,2 kilogram," kata Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (23/10/2019).

Dari temuan tersebut, pihak kepolisian mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan tersangka lainnya yakni berinisial IA (40) di Jakarta pada 13 Oktober 2019.

"Keduanya, MT dan IA merupakan warga Kota Depok. Kemudian pada Senin 14 Oktober, ‎anggota mengamankan saksi berinisial H di Kota Depok," kata dia.

Dari keduanya diketahui, sabu belasan kilogram tersebut didapatnya dari seorang WNA (warga negara asing) asal Nigeria yang berinisial S yang kini menjadi DPO.

Baca Juga:

Peringati HANI, Ratusan Mahasiswa Dicekoki Bahaya Narkoba

Siswa SMAN 1 Purwakarta Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

"Berdasarkan keterangan tersangka MT, IA dan saksi H, sabu itu dimiliki warga negara Nigeria berinisial S. Modusnya, membawa koper milik S ke bandara dengan alibi berisi baju bermerek dari Kamboja ke Filipina dengan diberi upah 1.000 dolar AS atau Rp.14 juta," ungkapnya.

Dalam pengungkapan ini polisi menerapkan kepada kedua tersangka dengan Pasal 113 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Narkotika.

"Ancaman hukuman maksimal pidana mati, paling rendah 20 tahun penjara dan 5 tahun," ucap Rudy menegaskan.

Seperti diketahui polisi sempat mencari keberadaan S dengan mengirimi pesan agar membawa sabu 12,2 kg itu ke tempat tinggal tersangka di Kota Depok pada 20 Oktober. Namun, sejak tanggal 18 Oktober 2019, S diketahui sudah tidak berkomunikasi lagi dengan telepon milik tersangka. (Red)


Tags : Bahaya Narkoba Driver Ojek Online Driver Ojol Polda Jabar Satres Narkoba Kurir Narkoba Narkoba Jaringan Nigeria Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Polres Purwakarta Gencar Sosialisasikan P4GN Disetiap Kesempatan

Sopir Bus di Purwakarta ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi