aqua

Ridwan Kamil Berencana Buat Gerakan Menabung Air

Program menampung air di setiap rumah, setiap kecamatan. Jadi saat musim hujan air bisa ditampung untuk musim kemarau.

Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil saat jumpa wartawan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jum'at (24/10/2019). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Ketahanan air bersih yang menjadi pasokan masyarakat di Bandung Raya saat musim kemarau ini dinilai buruk. Pasalnya, banyak masyarakat khususnya di Kota Bandung mengalami kesulitan akses air bersih selama musim kemarau.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, krisis air harus segera ditangani di musim kemarau panjang di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut juga diperparah dengan banyaknya perusahaan air yang menjual harga air lebih mahal.

Baca Juga:

Zona Merah di Jabar Sisakan Dua Wilayah, Ridwan Kamil: Mari Disiplin 3M

Antisipasi Covid-19 saat Libur, Ridwan Kamil Lakukan Ini



"Ketahanan air harus dipersiapkan karena sekarang warga miskin membayar air cenderung lebih mahal, nah ini yang jadi urgensinya," kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (25/10/2019).

Dia menyebut, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah ahli dari dalam dan luar negeri untuk membantu mengatasi krisis air yang terjadi di Cekungan Bandung. Emil berharap dengan adanya para pakar mampu memberikan solusi untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Solusi terbesarnya adalah menampung air. Program menampung air di setiap rumah, setiap kecamatan. Jadi saat musim hujan air itu bisa ditampung untuk musim kemarau," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Gerakan Menabung Air Pemprov Jabar Akses Air Bersih Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pasokan Air Bersih Krisis Air Bersih PDAM Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Ridwan Kamil Tunggu Kesepakatan Soal UMP 2021

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi