Inilah Sejarah Singkat Istana Bogor

Dulunya Istana Bogor menjadi hunian favorit para Gubernur Jenderal Hindia Belanda karena berhawa sejuk.

Istana Bogor. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Istana Buitenzorg mengalami rusak parah akibat gempa bumi pada 10 Oktober 1834. Kendati masih bisa direnovasi, Gubernur Jenderal Albertus Yacob Duijmayer van Twist (1851-1856) menemukan ada retakan pada bangunan akibat gempa besar itu. Ia pun memerintahkan bangunan istana itu dirobohkan total dan dibangun kembali menjadi bentuk yang ada sekarang, sebuah Istana Paladian, menyerupai bangunan istana para ksatria Yunani–mirip arsitektur Istana Merdeka di Jakarta.

Pembangunan istana selesai di masa Gubernur Jenderal Charles Ferdinand Pahud de Montager (1856-1861). Tak lama kemudian, pada 1870 Istana Buitenzorg ditetapkan sebagai kediaman resmi Gubernur Jenderal Belanda. Ketika itu jalur kereta api Jakarta-Bogor mulai dibangun dan selesai 1873. Kereta api ini memungkinkan Gubernur Jenderal ulang alik dalam sehari ke Batavia karena perjalanan hanya dua jam saja.

Baca Juga:

Sembuh dari COVID-19, Bupati Aa Umbara Belum Beraktivitas Biasa

Emosi Dibentak Pelanggar Prokes, Satpol PP Kota Cimahi Pukul Sopir



Penghuni terakhir Istana Buitenzorg itu adalah Gubernur Jenderal Tjarda van Starckenborg Stachouwer. Ia harus menyerahkan istana ini kepada Jenderal Imamura, pemerintah pendudukan Jepang. Sebanyak 44 gubernur Jenderal Belanda pernah menjadi penghuni Istana Kepresidenan Bogor ini.

Pemerintah RI mengambil istana ini di akhir Desember 1949, dan menjadikannya Istana Kepresidenan. Presiden pertama RI, Ir Soekarno menjadikannya tempat berakhir pekan. Hampir rutin, ada tiga malam dalam seminggu Bung Karno menginap di Istana Bogor bersama keluarganya. Selain menerima sahabat dan tamu resmi, Bung Karno menikmati waktunya di Bogor dengan bercengkerama dengan keluarga dan membaca. Tak kurang dari 4.500 buku warisan Bung Karno masih tersimpan di Istana Bogor.

Bangunan Istana Bogor ini cukup luas. Dengan seluruh bangunan pendukung luasnya mencapai 14.890 meter persegi. Bila istana Negara dan Istana Merdeka digabung pun luasnya tak sampai separuhnya. Halamannya 28,4 ha. Di sisi timurnya ada Taman Botani Kebun Raya Bogor yang terhampar hijau 87 ha.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Istana Bogor Gubernur Jenderal Kediaman Resmi Presiden Presiden Joko Widodo Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi