aqua

Ketua MUI Ciamis: Cadar dan Celana Cingkrang Tak Melambangkan Radikalisme

Polemik cadar dan celana cingkrang di kalangan ASN bukan mengacu pada penampilan

Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH. Ahmad Hidayat Sirodj. (Foto: Tony/Jabarnews)

JABARNEWS | CIAMIS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis menanggapi soal wacana larangan bercadar bagi perempuan muslim dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilontarkan Menteri Agama Fachrul Razi.

"Jilbab cadar merupakan pakain seorang muslim perempuan, dan itu merupakan kesempurnaan untuk menjaga kehormatan seorang perempuan dari auratnya," ucap Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH. Ahmad Hidayat Sirodj kepada Jabarnews.com, diruang kerjanya, Senin (04/11/2019).

Baca Juga:

Libur Panjang, Ini Pesan Penting Mendagri untuk Kepala Daerah

Tetap Harus Patuh Protokol Kesehatan, Walau Sudah Divaksin



Pakaian itu menentukan sikap psikologis seseorang, seperti pemakaian cadar seorang perempuan, dia menunjukan sikap menjaga kesempurnaan dalam menjaga auratnya. Sebab manusia, laki-laki atau perempuan bersikap tergantung apa yang dipakai oleh dirinya.

KH. Amhad Hidayat Sirodj mengatakan bahwa seorang perempuan yang memakai cadar, pria bercelana cingkrang dan berjenggot jangan disangkut pautkan dengan Islam Radikal, itu semua fitnah.

"Justru orang yang menimbulkan kekacauan itu bukan orang yang bercadar atau pun celana cingkrang. Seperti kejahatan narkoba, korupsi dan lain sebagainya itu yang harus dipermasalahkan," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Majelis Ulama Indonesia MUI Ciamis ASN Menteri Agama Polemik Cadar Polemik Celana Cingkrang Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Ciamis

berita terkait

Antisipasi Covid-19 saat Libur, Ridwan Kamil Lakukan Ini

Ada-Ada Saja, Ambulans Dipakai Bawa Antaran Pengantin

Selain 3M, Pola Hidup Sehat Juga Penting di Masa Pandemi Covid-19

Simak, Ini Instruksi Panglima TNI kepada Anggotanya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi