bjb

Bikin Bangga! Karya Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Titip Motor

Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil meraih juara 1 di Hackathon BIOS UMN 2019. (Foto: Dok. Universitas Indonesia)

JABARNEWS | BANDUNG - Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Hal ini terlihat dari banyaknya anak bangsa yang mencurahkan kepintaran mereka, untuk menciptakan teknologi baru yang memudahkan kehidupan. Bahkan, tak sedikit teknologi karya anak bangsa yang terkenal di dunia internasional.

Berbagai inovasi diciptakan untuk memperbaiki kualitas hidup manusia. Baik untuk manusia itu sendiri, maupun untuk membuat lingkungan hidup yang lebih baik untuk ditinggali.

Rakana Adian, Rakha Kahansa Putra, Jason Antonio Gunawan, dan Ziyan Muhammad Aqsha, empat mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Biomedik Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Timoteam membuat aplikasi layanan titip motor yang dinamai Timo: Titip Motor.

"Aplikasi ini mengusung konsep sharing parking dengan mengoptimalisasi tanah di sekitar fasilitas publik seperti stasiun," kata Ziyan Muhammad Aqsha, anggota Timoteam, di Kampus UI Depok, Selasa (5/11/2019).

Aplikasi itu, menurut dia, memungkinkan pemilik lahan menyewakan lahan untuk parkir kendaraan dan memudahkan pengendara sepeda motor melakukan pemesanan parkir, pembayaran layanan parkir non-tunai, dan mendapat jaminan keamanan parkir.

Layanan dalam aplikasi Timo meliputi layanan bagi pengendara sepeda motor dan pemilik lahan (mitra). Pengendara sepeda motor bisa menggunakan layanan itu dengan melakukan registrasi pengguna yang dinamai OSSU, kependekan dari One Shot Sign Up. Proses registrasi cepat, pengguna hanya perlu memindai dokumen kendaraan dan izin berkendara.

Baca Juga:

UI Beri Pelatihan Optimalkan Pengolahan Sampah Melalui TPS3R

Wow.. Alat Ini Bisa Cegah Kecanduan Internet Buatan Mahasiswa UI

Timoteam menggunakan Computer Vision untuk mengekstrak teks dari gambar. Mereka dapat merekomendasikan lahan parkir terdekat dan terbaik bagi pengguna aplikasi dengan dukungan teknologi kecerdasan artifisial.

Saat masuk atau keluar lahan parkir, pengguna harus memindai QR code dan Timo akan memberitahu durasi parkir dan biayanya. Pengguna bisa membayar biaya parkir e-wallet.

Sementara itu, calon mitra yang memiliki lahan kosong atau garasi kosong bisa menggunakan aplikasi untuk menyewakan lahan mereka untuk parkir kendaraan. Lewat Siparkir, calon mitra bisa melakukan registrasi dengan memindai SHM tanah serta identitas diri.

"Harapan ke depan, semoga aplikasi Timo dapat terealisasikan, tidak hanya prototype. Dan juga dapat berkompetisi Hackathon di Jepang 2020 setelah mengikuti program inkubasi," demikian Ziyan.

Seperti diketahui, Aplikasi Timo menjadi juara satu dalam ajang Hackathon BIOS UMN 2019, diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah tempat parkir ilegal makin marak karena pertumbuhan lahan parkir yang tidak sejalan dengan peningkatan jumlah sepeda motor. (Ara)


Tags : Aplikasi Titip Motor Aplikasi Timo Universitas Indonesia Timoteam Sharing Parking One Shot Sign Up e-wallet Hackathon BIOS UMN 2019 jabarnwes Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Klinik Digital Vikom UI: Berita Hoax Jadi Bencana Baru

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi