aqua

Inilah 4 Zona Larangan Alih Fungsi Lahan di Purwakarta

Bupati yang akrab disapa Ambu Anne mengaku, pihaknya harus mengintervensi guna mempertahankan lahan produktif tersebut.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Foto: Humas Pemkab)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Kabupaten Purwakarta, saat ini menjadi salah satu daerah berkembang di Jawa Barat. Selama ini banyak investor yang masuk ke wilayah tersebut untuk mengembangkan sebuah perusahaan di bidang industri, ritel atau property.

Menjadi kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk segera mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi lahan produktif yang tersisa. Seperti lahan pertanian yang selama ini menjadi salah satu perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga:

Pemkab Purwakarta Mendorong Kelompok Tani Lakukan Korporasi

Di Purwakarta Ada Gubuk 2x4 Meter Ditempati 8 Orang



Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyadari hal tersebut. Atas dasar itu pula, pihaknya mengeluarkan kebijakan tegas guna melindungi lahan pertanian yang masih tersisa ini. Salah satu caranya, yakni memperketat izin pembangunan perumahan baru di Purwakarta.

“Kami akui, semakin berkembangnya wilayah, maka alih fungsi lahan pun semakin menghantui. Ini yang harus kami antisipasi,” ujar Anne, Rabu (30/10/2019).

Anne menjelaskan, dari data yang ada di dinas terkait luasan sawah baku di wilayahnya mencapai 18 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, 10 ribu hektarenya merupakan sawah irigasi teknis dan 8.000 hektare di antaranya merupakan sawah tadah hujan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pemkab Purwakarta Zona Larangan Ahli Fungsi Lahan Pertanian Ambu Anne Anne Ratna Mustika Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Purwakarta

berita terkait

Taman Sri Baduga Bisa Jadi Venue Untuk Acara Skala Internasional

Pemkab Purwakarta Sisir Tiap Desa Gali Potensi Wisata

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi