aqua

Ratusan Warga Kepung Pabrik Galena Masih Beroperasi di Cianjur

warga menggeruduk pabrik karena warga sudah berdemo ke kantor Pemkab Cianjur dan ada kesepakatan namun ternyata pabrik kembali beroperasi.

Warga menggelar unjuk rasa untuk menutup pabrik pengolahan galena di Cianjur beberapa waktu lalu. (Foto: Media Indonesia)

JABARNEWS | CIANJUR - Dianggap mencemari lingkungan dan tidak memiliki izin, ratusan warga Cikalongkulon menggeruduk pabrik pengolahan timah galena (bahan baku timah) di kawasan Batukurung, Kecamatan Cikalongkulon, Senin (4/11/2019) malam kemarin. Warga meminta pabrik yang terus bandel beroperasi tersebut untuk menutup aktivitas.

Selain alasan polusi udara dan lingkungan, hal lainnya yang melatarbelakangi warga menggeruduk pabrik karena warga sudah berdemo ke kantor Pemkab Cianjur dan ada kesepakatan namun ternyata pabrik kembali beroperasi.

Baca Juga:

Penjual Kopi Cleng Langganan Kena Razia Masih Membandel

Menjamurnya Mini Market di Bandung Tak Dibarengi Kepatuhan Izin



Khaerudin (40) warga Cikalongkulon yang menggeruduk pabrik mengatakan, setelah warga berunjukrasa ada kesepakatan jika kunci gerbang pabrik dipegang oleh Polsek Cikalongkulon.

“Dua hari setelah demo datang Satpol PP ke Polsek membawa kunci, katanya untuk mengeluarkan barang, tapi kenyataannya malah memasukan barang dua kontainer,” ujar Khaeirudin, Selasa (5/11/2019) melalui sambungan telepon.

Warga pun kembali melakukan investigasi dan menemukan fakta bahwa pabrik beroperasi kembali setelah 10 hari mereka berunjukrasa ke kantor Pemkab.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pabrik Galena Dampak AMDAL Polsek CikalongKulon Satpol PP Cianjur Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi