bjb

Korban Keracunan di Desa Sukamulya Purwakarta Tak Akan Menuntut

Kapolres Purwakarta, bersama Muspika Tegalwaru, saat menjenguk korban keracunan massal di Desa Sukamulya. (Foto: Gin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Kondisi para korban keracunan masal di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta yang diduga akibat mengkonsumsi hidangan di pesta ulang tahun kini mulai membaik. 

PJS Kepala Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, Dedi mengatakan, seluruh korban keracunan masal yang sebelumnya mendapat perawatan oleh tim medis puskesmas tegalwaru dan sebagian di rumah sakit sudah pulang ke rumah masing-masing.

"Alhamdulilah sudah sembuh semuanya," kata Dedi, Selasa (5/11/2019)

Meski sudah menyebabkan puluhan orang keracunan namun, kata Dedi, para korban enggan menuntut kepada pemilik hajat dan menggap jika hal itu sebagai musibah.

"Dari hasil musyawarah kemarin sudah sepakat para korban tidak akan menuntut," ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut dia, penyebab puluhan warga mengalami keracunan masih belum diketahui secara pasti.

"Iya masih menunggu hasil laboratorium," katanya.

Baca Juga:

Puluhan Warga Kampung Cisarua Purwakarta Diduga Keracunan

Puluhan Warga Terkapar Akibat Tabung Kaporit Meledak di Cianjur

Meski begitu, pihaknya berharap kasus yang menggemparkan wilayahnya itu tidak kembali terulang.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus keracunan di desa kami ini," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 55 warga di Desa Sukamulya, Tegalwaru alami keracunan diduga setelah menyantap makanan di acara ulang tahun di kampung itu.

Alhasil, sebanyak 11 orang terpaksa mendapat perawatan medis dari tim Puskesmas Tegalwaru dan sebagian dilarikan kerumah sakit. Sementara 44 orang harus rawat jalan akibat keracunan itu.

Rata-rata para korban mengalami gejala mual dan muntah-muntah selang sehari setelah menyantap hidangan di acara ulang tahun itu.

Berdasarkan keterangan dari pihak medis diklinik di Kecamatan Plered dan Sukatani. Pasien yang datang terserang penyakit gastroenteritis (GEA) yang menyebabkan pasien muntah dan diare akibat infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan. (Gin)


Tags : Warga Keracunan Keracunan Massal Desa Sukamulya Korban Keracunan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Terkini

berita terkait

Tanggapan Dinkes Jabar Terkait Kasus Keracunan Massal

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi