PT KAI Catat 62 Perlintasan Tidak Resmi di Jalur Rel Sukabumi-Cianjur

Agar segera dijadikan perlintasan resmi dan dipasang palang pintu untuk menghindari hal tidak diinginkan pada pengendara saat melintas.

Perlintasan kereta api di Desa Salajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, (foto: antara)

JABARNEWS | CIANJUR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 62 perlintasan tidak resmi di sepanjang jalur rel Sukabumi-Cianjur-Ciranjang, Jawa Barat, sebab tidak memiliki palang pintu yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,

"Meskipun berstatus jalan kabupaten perlintasan kereta api seperti di Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, belum terdaftar atau tidak resmi, sehingga disebut perlintasan liar," kata Manajer Humas Daop II Bandung, Noxy Citrea saat dihubungi dari Cianjur, Kamis, (7/11/2019)

Baca Juga:

Kisah Inspiratif Dari Sang Difabel Bertalenta

Seorang Pria Di Sumedang Di Bacok Saat Sholat Isya



Kemudian, menurutnya untuk pemasangan palang pintu hanya dilakukan di perlintasan resmi yang sudah berizin dan kepemilikannya menjadi prasarana perkeretaapian.

Sebab, Berdasarkan pasal 94 UU 23/2007 tentang Perkeretaapian, katanya , perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup pemerintah atau pemerintah daerah.

"Kami lebih pada mengantarkan penumpang kereta api dengan selamat sampai stasiun tujuan. Namun terkait minimnya palang pintu di Cianjur dan Sukabumi, kami coba berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : PT KAI Cianjur Perlintasan Kereta Api Palan Pintu Rel Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Sah! Jabarnews.com Diverifikasi

Kapolda Jabar Akan Kumpulkan Stakeholder Terkait Kecelakaan KA

Emil Minta Dishub Analisis Kecelakaan di Tol Cipularang

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi