aqua

Sekda Indramayu Absen dari Panggilan KPK

Rinto berhalangan karena sakit.

Ilustrasi. Logo KPK. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Rinto Waluyo absen panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rinto seharusnya diperiksa sebagai saksi kasus pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019 untuk tersangka Bupati Kabupaten Indramayu Supendi.

"Dikarenakan sakit dan akan dijadwalkan ulang pada minggu depan," kata Pelaksana harian Kabiro Humas KPK Cristelyn di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, dilansir dari laman medcom.id, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga:

Akhmad Syaikhu: Bekasi Harus Berkomitmen Tutup Celah Korupsi

Hari Ini Daud Ahmad Akan Dilantik Sebagai Pjs Sekda Jabar



Christelyn mengatakan surat pemberitahuan absennya Rinto dari pemeriksaan sudah masuk lembaga anti rasuah. Surat menyatakan Rinto berhalangan karena sakit.

"Nanti akan diinformasikan kembali. kemungkinan minggu depan," ujarnya.

Dalam kasus ini, Supendi diduga menerima Rp200 juta dengan rincian, Rp100 juta pada Mei 2019 dan Rp100 juta pada Minggu, 14 Oktober 2018. Dana itu digunakan untuk pembayaran dalang wayang kulit dan pembayaran gadai sawah.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sekda Indramayu Panggilan KPK Kasus Korupsi Rinto Waluyo Bupati Indramayu Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Kejagung Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di DPRD Purwakarta

KPK Geledah Ruang Kerja Sekda Jabar

Pejabat Pemkab Garut Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi DPRD

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi