Live Stream Bandung 132 TV


PMI Asal Indramayu Hilang Kontak 13 Tahun di Malaysia

Fadiroh pada 14 Februari 2006 oleh Supalan diberangkatkan ke Malaysia sebagai PMI unprosedural karena ditempatkan lewat perorangan atau tidak melalui Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Fadiroh binti Padil (Foto: SBMI Indramayu)

JABARNEWS | INDRAMAYU - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Fadiroh binti Padil asal Blok Karanganyar, RT 010, RW 003, Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dilaporkan hilang kontak selama 13 tahun 9 bulan di Malaysia.

Kabar hilang kontaknya perempuan berusia 43 tahun itu disampaikan Nurazijah (25), anak kandung Fadiroh saat membuat aduan di Sekretariat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

Baca Juga:

Ini Tiga Manfaat Lari Pagi Sebelum Sarapan

Bank Bjb, Baznas Jabar & Grab Kerjasama Kembangkan Cashless Society Berbasis QRIS



"Selama 13 tahun lebih ibu bekerja di Malaysia putus komunikasi dan tidak diketahui keberadaannya," kata anak semata wayang Fadiroh, dilansir dari laman medcom.id, Sabtu (9/11/2019).

Nurazijah menceritakan awalnya Fadiroh berniat bekerja ke luar negeri sebagai pekerja rumah tangga dikarenakan ingin membantu perekonomian keluarga seperti saudara dan tetangganya yang sudah duluan bekerja di Malaysia.

Seperti pemberangkatan saudara dan para tetangganya, Fadiroh mendaftarkan diri juga melalui H. Akbar Ibrahim alias Supalan, perekrut warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pekerja Migran Indonesia Warga Indramayu Dilaporkan Hilang SBMI Cabang Indramayu Pekerja Migran Hilang Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Tiga Cara Memilih Peralatan Dapur Untuk Rumah

Wisata Kampung Naga Tasikmalaya Dikunjungi Saat Liburan Selepas PPKM

Begini Cara Mendidik Anak Agar Bijak Kelola Sampah Sejak Dini

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi