bjb
itcbet

Tanah Bergerak di Cibadak Akibatkan Belasan Rumah Warga Rusak

Tanah bergerak ancam warga Sukabumi. (Foto: CNN)

JABARNEWS | SUKABUMI - Pergerakan tanah di awal musim hujan telah menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan. Kali ini sedikitnya ada 15 unit rumah warga di Kecamatan Cibadak rusak akibat tanah bergerak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan tanah bergerak di daerah itu terjadi sejak sepekan yang lalu, namun tidak menyebabkan kerusakan permukimakan warga.

Baca Juga:

Gempa 3,0 SR Guncang Sukabumi, Tak Berpotensi Tsunami

BPBD: Kekeringan dan Kebakaran Dominasi Bencana di Sukabumi



"Dari 15 unit rumah yang rusak di Kampung Cieurih RT01/08, Desa Sukasirna tiga di antaranya rusak sedang dan 12 rusak ringan dengan jumlah jiwa yang menjadi korban 56 jiwa," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Selasa (12/11/2019).

Akan tetapi, katanya, kondisi cuaca yang tidak menentu dengan terkadang hujan deras dan tiba-tiba berubah menjadi terik, membuat tanah yang awalnya kering kemudian terkena hujan, menjadi labil dan retak-retak.
Halaman selanjutnya
Tags : Pergerakan Tanah Bencana Alam BPBD Sukabumi Tanah Longsor Pusdalops BPBD Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita sukabumi

berita terkait

Kecepatan Informasi Bencana Lebih Diutamakan Dibanding Akurasi

Empat Rumah di Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Banten

Selamat Jalan Pak Sutopo

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi