bjb
itcbet

Waduh! 3 Daerah di Jabar Ini Paling Rawan Pelanggaran Pada Pilkada 2020

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang, ada berbagai hal yang punya potensi mengganggu atau menghambat proses pemilihan yang demokratis. Penilaian menggunakan tiga aspek utama, yaitu dimensi penyelenggaraan, dimensi kontestasi, dan dimensi partisipasi.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebut tiga daerah yang masuk kategori rawan pelanggaran pada Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga:

Jelang Pilkada Karawang, Gina Swara Mulai "Promosi" Sebar Baligho

Dadang M Naser Tegaskan Istrinya Tidak Maju Pilkada Bandung



"Kalau dilihat dari potret Pilkada 2015, dari delapan kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada 2020, yang paling tinggi tingkat pelanggarannya adalah di Indramayu," kata Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Provinsi Jawa Barat Lolly Suhenty di Bandung, Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantispasi terjadi pelanggaran pilkada serentak tahun depan dengan sistem yang dibuat oleh Bawaslu RI, yaitu penyusunan indeks potensi pelanggaran.
Halaman selanjutnya
Tags : Pilkada Serentak Pilkada Karawang Pilkada 2020 Daerah Rawan Pelanggaran Pilkada Bawaslu Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Karawang

berita terkait

KPU Kabupaten Bandung Ajukan Dana 99 Miliar Untuk Pilkada 2020

Hadi Saeful Rizal: Membaca Arah Politik Karawang 2020

Seleksi Cawabup Bekasi, Adik Neneng Masuk Dalam Kandidat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi