Ini Langkah Bawaslu Jabar Antisipasi Kecurangan Pilkada 2020

Provinsi Jabar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menggelar program SKPP di tingkat kabupaten/kota.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Barat Zaky Hilmi (Foto: Dok Humas Bawaslu Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Untuk menciptakan Pilkada seretak yang damai, bersih, jujur dan bebas money politics, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyiapkan program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) sebagai langkah mengantisipasi kecurangan pada pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di delapan kabupaten/kota di Jabar.

"Jadi, para kader pengawas pemilu dari program SKPP ini nantinya diberikan berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam mengantisipasi kecurangan Pilkada Serentak 2020," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Barat Zaky Hilmi di Bandung, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga:

Komisioner KPU Jabar: Jangan Ada Kampanye Saat Reses

Diduga Tidak Netral, 10 ASN Dilaporkan ke Bawaslu Jabar dan BKD Kota Bandung



Dia mengatakan program SKPP menjadi terobosan Bawaslu Jabar, agar peran masyarakat dalam mengawasi jalannya pilkada lebih maksimal lagi. Terlebih Provinsi Jabar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menggelar program SKPP di tingkat kabupaten/kota.

"Program SKPP ini baru dilakukan di Jabar, di provinsi lain belum, ini terobosan Bawaslu Jabar," kata dia.

Dia menjelaskan program SKPP yang dilaksanakan sejak Senin, 12 November 2019 hingga Kamis, 14 November 2019, merupakan bentuk komitmen Bawaslu Jabar untuk menghadirkan pengawas partisipatif yang cekatan disertai kemampuan yang mumpuni dalam mengawasi setiap tahapan pelaksanaan pemilu, termasuk Pilkada Serentak 2020.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Pilkada Serentak Bawaslu Jabar Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Pilkada 2020 Program SKPP Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Pleno Terbuka di Sukabumi Diberhentikan, Ini Penyebabnya

Siap-Siap! Pilkada Serentak 2020 Segera Tiba

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi