aqua

Penyewa Lahan Terdampak Tol BORR Tuntut Ganti Untung

Selain itu para pemilik kios mengancam bertahan dilokasi yang akan dibangun exit tol pertama seksi III di Kelurahan Kayumanis.

Para pemilik lahan yang menuntut ganti untung atas dampak pembangunan proyek Tol BORR. (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BOGOR - Puluhan penyewa kios di wilayah Kelurahan Kayumanis yang terdampak pembangunan Tol Bogor Ring Road (BORR) seksi III A meminta ganti untung sesuai dengan peraturan dan perundang–undangan yang berlaku. Pasalnya uang ganti untung bangunan yang ditawarkan oleh pemilik tanah dinilai tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Tim Kuasa Hukum warga yang terkena dampak pembangunan proyek Tol BORR Kemas Buyung Akbar, SH, mengatakan bahwa ada sekitar 10 pemilik kios yang meminta bantuan tim kuasa hukum.

Baca Juga:

Asyik, Lebaran 2020 Melintasi Tol BORR Akan Gratis

PT MSJ: Biaya Tol BORR Ditaksir Capai Rp2,4 Triliun



“Tuntutan awal kami tegas menolak tawaran dari pemilik lahan karena sesuai peraturan yang berlaku undang-undang nomer 2 tahun 2012 soal pengadaan tanah bagi kepentingan umum yakni turunan peraturan presiden dan kepala BPN itu mengatur hak-hak penggantian wajar pemilik tanah ataupun yang sewa,” ucap Kemas kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).

Dari laporan yang diterima dari warga lanjut Kemas, saat pertemuan dengan pemilik tanah, para penyewa akan diberi uang pindah sebesar Rp.30–Rp.40 juta sesuai ukuran dan jenis bangunan.

“Di sini posisi warga sebagai penyewa lapak bukan pemilik tanah tetapi kami penyewa lapak sebagai kontrak sah terhadap pemilik tanah yang sah pula, penyewa lapak ini yang membangun sendiri, mengurug sendiri, di sini ada usaha ada tempat tinggal dan satu kios ada yang satu hingga tiga kepala keluarga,” katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tol BORR Ganti Untung Proyek Tol BORR PT Marga Sarana Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Bogor

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi