Keramik Plered Jadi Tempat Wisata Edukasi di Kabupaten Purwakarta

Diketahui, kegiatan mengolah tanah liat menjadi gerabah diperkirakan sudah dimulai warga Plered sejak 1904.

Pelajar melakukan kunjungan ke UPTD Pengembangan Centra Keramik Plered. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Plered dan Keramik, dua kata yang seakan tak terpisahkan. Menurut sejarahnya Keramik sebagai bentuk kerajinan di kawasan Plered ada sejak zaman penjajahan Belanda. Kegiatan mengolah tanah liat menjadi gerabah diperkirakan sudah dimulai warga Plered sejak 1904.

Kini, selain menjadi pusat pengembangan dan bisnis kerjinan gerabah berbahan tanah liat, wilayah Kecamatan Plered juga menjadi salah satu tujuan wisata edukasi di Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga:

Simak! Inilah Bukti Sejarah Keramik Plered Purwakarta

Musim Penghujan, Pengrajin Keramik di Plered Keluhkan Cuaca



Selain dikunjungi wisatawan dari kalangan umum, tak jarang pelajar hingga mahasiswa dari sejumlah kota pun datang mengunjungi pusat keramik yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Purwakarta.

Menurut, Kepala UPTD Pengembangan Centra Keramik Plered, Mumun Maemunah, hingga saat ini keberadaan pengrajin keramik Plered sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di Kabupaten Purwakarta terus mendapatkan kunjungan dari berbagai pihak. Baik dari kalangan pelajar maupun wisatawan.

"Kami selalu berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik bagi para pengunjung yang datang, terutama bagi pelajar kita paparkan proses awal hingga akhir pembuatan keramik" kata Mumun. Kamis (21/11/2019).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Keramik Plered Sejarah Keramik Kerajinan Gerabah Wisata Edukasi UPTD Centra Keramik Plered Universitas Pendidikan Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Penuhi Ekspor, Pengrajin Keramik Plered Terus Lakukan Inovasi

Ratusan Pelajar SD Geruduk UPTD Centra Keramik Plered

Keramik Plered Purwakarta, Produk Lokal yang Mendunia

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi