KLHK Tindak Tegas Alih Fungsi Lahan Hutan Kamojang

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) siap mempidanakan pelaku perambah lahan Hutan Kamojang.

Kepala Subdit PPH Wilayah Jawa dan Bali KLHK, Taqiuddin (Foto: Antara)

JABARNEWS | GARUT - Sebanyak 8 ribuan hektare ada sekitarnya 150 hektare lahan cagar alam dan taman wisata alam Hutan Kamojang beralih fungsi menjadi pertanian. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mempidanakan pelaku perambah lahan Hutan Kamojang.

Menurut Taqiuddin, Kepala Subdit Penyidikan dan Pengamanan Huta (PPH) Wilayah Jawa dan Bali KLHK, bersama tim gabungan lainnya siap mempidanakan para pelaku pelanggaran alih fungsi lahan di kawasan cagar alam Hutan Kamojang perbatasan Kabupaten Garut dengan Bandung sebagai Daerah Aliran Sungai Citarum (DAS).

Baca Juga:

Warga Garut Pemilik Pipa Rokok Gading Gajah Diamankan

BMKG: Lima Wilayah Jabar Ini Tercatat Ada Tujuh Titik Panas



"Akan diproses hukum pidana kalau sudah sosialisasi masih menyalahi kegiatan di kawasan konservasi," ujar Taqiudin, Senin (25/11/2019)

Kemudian dituturkannya, tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, BKSDA, Perhutani dan masyarakat diterjunkan untuk menertibkan penggunaan lahan secara ilegal di hutan konservasi menjadi pertanian.

"Ada 150 hektare lahan yang ada kegiatan ilegalnya, tersebar di beberapa titik," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : KLHK Alih Fungsi Lahan Hutan Kamojang Pidana Peramba Hutan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Daerah Garut

berita terkait

Pemulihan Rawa Kalimati dari Limbah B3 Mulai Direncanakan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi