Wow.. Jajanan Khas Sunda InI Laku Keras di Bukittinggi

Hanya berjualan selama lima jam lebih, usaha tersebut bisa mendapat omzet hingga Rp2 juta lebih.

Janan rujak cireng di Bukittinggi. (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG - Tidak kalah saing dengan jajanan kekinian maupun sajian lokal lainnya yang ada di Indonesi, jajanan khas Sunda berbahan dasar tepung kanji ini yaitu Cireng cukup diminati oleh masyarakat Bukittinggi, Sumatera Barat.

Pemilik usaha rujak cireng, Willy Yudamardy di Bukittinggi, Senin (25/11/2019), mengatakan dalam sekali berjualan dimulai pukul 16.30 hingga 22.00 WIB bisa menjual secara "offline" hingga 150 kemasan.



"Peminat cireng ternyata cukup banyak sejak mulai berjualan dengan membuka lapak di area Lapangan Wirabraja dua bulan lalu. Jajanan Sunda tapi disesuaikan dengan selera orang Minang," ujarnya.

Dari hanya berjualan cireng selama lima jam lebih tersebut dirinya bisa mendapat omzet hingga Rp2 juta lebih. Selain itu, dalam satu kali produksi, ia membutuhkan dua kilogram tepung dan menghasilkan 15 kemasan cireng di mana satu kemasan berisi 15 potong.

"Satu hari bisa 10 sampai 15 kali produksi. Harga satu kemasan dalam kondisi beku Rp15.000 berisi 15 potong sementara kemasan yang sudah digoreng berisi 10 potong dengan harga sama," terangnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Makanan Khas Lokal Jajanan Khas Sunda Pedagang Sunda Pecinta Cireng Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi