aqua

Pemuda Harus Bersinergi Tuntaskan Masalah Kemacetan di Kota Bandung

Berdasarkan penelitian Asian Development Outlook 2019, menunjukan bahwa kota Bandung menduduki kota termacet ke-14 di Asia .

Wakasatlantas Polrestabes Bandung, AKP S Ridwan dan Ketua BEM STT Tekstil Bandung, Anfa'Liddin saat diskusi

JABARNEWS | BANDUNG - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, menggelar diskusi 'Mari Ngobrol Seputar Isu Luar' (Mistar) yang membahas persoalan kemacetan di Kota Bandung. Memaparkan bahwa kemacetan dapat diatasi dengan melakukan sinergi antara Kepolisian dan Pemuda.

"Kompleksitas permasalah kemacetan di Kota Bandung sangat tinggi, artinya kita perlu sinergitas dan kolaborasi antar pihak," kata Perwakilan KNPI kota Bandung, Bena Aji Satria di Beancang Kopi, Cijagra, Buah Batu, Bandung, Senin (25/11/2019).

Baca Juga:

10 Pemuda Bermotor Keliling Pulau Jawa Menyuarakan Bahaya Napza

Inovasi di Tengah Efek Corona, Pemuda Asal Bandung Ciptakan Life Shield



Sementara itu, berdasarkan laporan dari penelitian 'Asian Development Outlook 2019' yang dilakukan oleh Asian Development Bank (ADB) September lalu, menunjukan bahwa kota Bandung menduduki kota termacet ke-14 di Asia dan mengalahkan Jakarta dan Surabaya.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakasatlantas Polrestabes Bandung, AKP S Ridwan menyebut bahwa kota Bandung yang di bangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda hanya untuk kota transit karena kondisi geografisnya yang sejuk.

"Kota Bandung dulu hanya dirancang untuk 300.000 jiwa, tapi sekarang kondisinya berbeda, populasi sudah 2,5 jiwa, sudah delapan kali lipatnya," ucapnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kemacetan Bandung Tuntaskan Kemacetan Bandung Pemuda dan Polisi pemuda Bandung Kepoolisian Bandung Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi