bjb

Tanggapan MUI Jabar Soal Jabar Daerah Tertinggi Intoleransi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rahmat Syafei. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rahmat Syafei menanggapi hasil survei Setara Institute yang menyebut Jawa Barat sebagai daerah dengan tingkat intoleransi tertinggi di Indonesia. Menurutnya, hasil survei tersebut merupakan lagu lama yang terus digulirkan.

"Iya itukan (Intoleran) pernyataan dari dulu, lagu lama," kata Rahmat saat dihubungi jabarnews.com di Bandung, Selasa (26/11/2019).

Kendati demikian, dia mempertanyakan asal muasal data yang menunjukan Jawa Barat sebagai daerah tertinggi intoleransi di Indonesia. Karena, lanjut Rahmat, datanya dari dulu hingga sekarang masih belum bisa dibuktikan.

"Ini dari mana datanya sampai sekarang saya masih belum bisa menanggapi, sebab itu sudah lama dari 2 tahun lalu sampai sekarang," ucapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, pihak-pihak yang menyebut Jawa Barat sangat intoleransi, itu data yang sumbernya tidak jelas.
Baca Juga:

Waspada! Korpakem Mencatat Ada 7 Aliran Sesat di Bekasi

Bamsoet: Ancaman Ideologis Terhadap Pancasila Harus Dilawan


"Ada mengatakan Jawa Barat paling tinggi, itu pernyataan-pernyataan yang datanya saya tidak mengetahui," jelasnya.

Rahmat merasa ragu terkat pernyataan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini dirinya belum mengetahui tujuan pasti dari data survei Setara Institute tersebut.

"Iya, itulah saya masih ragulah tentang pernyataan itu tujuannya apa saya tidak tahu," tandasnya. (RNU)


Tags : Majelis Ulama Indonesia MUI Jabar Setara Institute Lembaga Survey Intoleransi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi