aqua

DPD RI Minta Pemerintah Beri Solusi Kekosongan Blangko e-KTP

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

Ketua BAP DPD RI, Sylviana Murni. (Foto: Odo/Jabarnews)

JABARNEWS | JAKARTA - Kekosongan blangko E-KTP yang terjadi di banyak daerah di Indonesia menjadi perhatian serius bagi Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI. Pasalnya, permasalahan blangko kosong ini bukanlah hal yang baru, sebab sudah terjadi dari awal E-KTP diterbitkan sekitar tahun 2012.

“Permasalahan tersebut hingga kini sudah berjalan sekitar hampir 8 Tahun dan belum juga bisa diselesaikan. Akibat kekosongan blangko ini, masyarakat diberikan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara KTP,” ucap Ketua BAP DPD RI, Sylviana Murni saat Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga:

Pemkot Cirebon Luncurkan Program Klakon Gawe Bungah

Pemkab Purwakarta Akan Terapkan Akta Lahir Elektronik



Sylviana mengatakan Suket selain masa berlakunya hanya 6 bulan, bahkan Suket hanya berupa selembar kertas yang mudah rusak.

“Hal ini dirasa kurang praktis dan masyarakat tidak nyaman membawanya,” tuturnya.

Senator asal DKI Jakarta itu berharap Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dapat segera memberikan solusi terhadap permasalahan blangko E-KTP ini.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Blanko e-KTP DIsdukcapil Administrasi Kependudukan Print Ready Record Kemendagri Suket KTP BAP DPD RI Sylviana Murni Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Bekasi Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Wakil Walikota Cirebon Lakukan Sidak di Hari Pertama Kerja

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi