DLH Sergai Tidak Temukan Limbah Berbahaya PT Aquafarm Nusantara

Air bekas pencucian ikan PT Aquafarm dibuang ke kolam IPAL sebanyak 8 (delapan) kolam, setelah melalui proses penyaringan.

Kadis Lingkungan Hidup, P Tambunan didampingi Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Serdang Bedagai melakukan peninjauan pembuangan limbah PT Aquafarm Nusantara di Desa Naga Kisar. (Foto: Putra/Jabarnews)

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI - Kepala Dinas Lingkungan Hidup, P Tambunan didampingi Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Serdang Bedagai melakukan peninjauan PT Aquafarm Nusantara di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Kunjungan dua pejabat Kabupaten Serdang Bedagai dalam rangka menindaklanjuti adanya laporan dari warga menduga PT Aquafarm Nusantara membuang limbah berbahaya ke laut.

Baca Juga:

Izin Belum Lengkap, Pollux Technopolis Gencar Beriklan

Proyek Insinerator Di KBB 'Dicuekin' Perusahaan Swasta



“Kunjungan ke pabrik pengolahan ikan tilapia PT Aquafarm Nusantara dalam rangka menindaklanjuti laporan warga,” katanya. Kamis (27/11/2019).

Ia menjelaskan, dari pantauan langsung ke lapangan air bekas pencucian ikan PT Aquafarm dibuang ke kolam IPAL sebanyak 8 (delapan) kolam. Setelah melalui proses penyaringan kemudian air yang telah bersih dan jernih dialirkan ke sungai.

“Tidak ada limbah PT Aquafarm dibuang ke laut tapi ke kolam penampungan,” ucap Tambunan.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Dinas Lingkungan Hidup PT Aquafarm Nusantara Limbah Sungai Ikan Tilapia Kolam IPAL Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Hati-hati, Tujuh Situ Di Kota Depok Tercemar Sedang Hingga Berat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi