aqua

Waduh.. Gugatan Cerai Istri Dominasi Perkara Perceraian di Purwakarta

Dari 1.500 perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Purwakarta, ada kurang lebih 1.100 istri yang melayangkan gugatan kepada suami

Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta. (Foto: Gin/Jabarnews)

"Dari 1.500 perkara perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, ada kurang lebih 1.100 istri yang melayangkan gugatan kepada suami atau disebut Cerai Gugat dan kurang lebih ada 300 perkara laki-laki gugat cerai perempuan (Cerai Talak.red)," jelasnya.

Sebelum diputus cerai, Ia menambahkan, pengadilan telah berupaya untuk mengembalikan keharmonisan keluarga melalui jalur mediasi. Sayangnya, upaya itu hanya kecil peluangnya untuk mencegah perceraian.

Baca Juga:

Angka Pengajuan Perceraian Meningkat di Sergai Saat Pandemi Corona

Aduh! Ternyata Ini Pemicu Tingginya Perceraian di Purwakarta



"Tidak banyak penggugat yang memperbaiki rumah tangganya, sehingga tidak jadi cerai, tapi setidaknya kami sudah berupaya untuk mencegah perceraian itu terjadi," ujarnya.

Berdasarkan data, pasangan usia produktif (28 hingga 35 tahun) mendominasi perkara perceraian yang ditangani hakim pada Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta.

Siti, perempuan 25 tahun mengunggat cerai suaminya karena merasa tak diberi nafkah selama lebih dari dua tahun. Keinginan cerai itu mendapat dukungan dari keluarganya. Sehingga dia mengajukan gugatan ke pengadilan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Kasus Perceraian Gugatan Cerai Pengadilan Agama Purwakarta Kasus Pidana Pengguggat Cerai Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Purwakarta Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi