Maraknya Peristiwa Bunuh Diri, Ini Pesan Ketua MUI Purwakarta

Dalam agama Islam, bunuh diri dengan alasan apapun adalah haram.

Ilustrasi bunuh diri. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Belakang ini peristiwa bunuh diri marak terjadi di Kabupaten Purwakarta. Para korban nekat mengakhiri hidupnya dengan berbagai cara berharap ajal datang lebih awal. Padahal bunuh diri tidak dibenarkan dengan alasan apapun

Berbagai masalah diduga jadi penyebab orang-orang nekat menghabisi nyawa sendiri. Masalah ekonomi, rumah tangga, hingga asmara membuat mereka menyerah pada masalah.

Baca Juga:

Terlilit Hutang, IRT di Purwakarta Mencoba Bunuh Diri

Aksi Heroik Wakil Bupati Purwakarta Gagalkan Aksi Bunuh Diri Warganya



Seperti yang terjadi pada beberapa pekan lalu. Seorang pria warga Kampung Pasirbondol, Desa Ciramahilir Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamanya, pada Minggu (10/11/2019).

Pria berusia 40 tahun itu nekad bunuh diri lantaran mantan istrinya enggan diajak rujuk olehnya.

Tak lama berselang peristiwa bunuh diri terjadi lagi di Kampung Sukajadi, Desa Sukahaji, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu (23/11/2019).
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Jhon Dien Bunuh Diri Gantung Diri MUI Purwakarta Putus Asa Depresi Mengakhiri Hidup Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

MUI dan Tokoh Agama di Purwakarta Tolak Ajakan People Power

Para Ulama Berharap Bulan Ramadhan Suasana Politik Kondusif

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi