Sekolah SD di Purwakarta Terdampak Proyek KCIC, Wali Murid Tolak Relokasi

Diketahui, SDN 1 Terpadu Malangnengah saat ini berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter dengan jumlah 14 ruang kelas.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Terpadu Malangnengah yang terancam dibongkar. (Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Terpadu Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta terancam dibongkar dan proses belajar dan mengajar dipindahkan sementera ke aula desa setempat. Pasalnya, sekola tersebut terdampak pembangunan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Terpadu Malangnengah, Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, Asep Somantri mengatakan, proses pemindahan sekolah tersebut sempat mendapatkan penolakan dari warga terutama orang tua siswa.

Baca Juga:

Emil: Insiden Pipa Pertamina Terbakar PT KCIC Tidak Patuhi SOP

Ternyata Kebakaran Pipa di Proyek Kereta Cepat Berjenis Pertamina Dex



Meski begitu, tambah dia, proyek harus tetap berjalan dan jalan keluar dari permasalahan tersebut pun sedang dilakukan pihak terkait.

"Keadaannya memang harus direlokasi, tapi warga tidak menerima begitu saja, jika belum ada solusinya," ungkap Asep, Jumat, (29/11/2019).

Sikap protes warga cukup beralasan, kata Asep, berkaca pada tahun 2017 lalu, sebuah lapangan sepak bola di desa tersebut dibongkar karena terdampak proyek yang sama, namun hingga kini janji relokasi atau pengganti lapangan sepak bola tersebut belum direalisasikan pihak perusahaan terkait.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Proyek Kereta Cepat KCIC Relokasi Sekolah SMPN 3 Sukatani DPRD Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Purwakarta Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Sungai Cisomang Tercemar, Satgas Citarum Sektor 13 Geram

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi