Live Stream Bandung 132 TV


Ramai Prank Ojol, Gojek: Stop Membuat Konten Orderan Fiktif

Gojek mengimbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu aktivitas mitra Gojek.

Ilustrasi ojeg online (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Media sosial digegerkan dengan tagar saynotoprank dijagat Twitter. Tagar ini muncul karena sebuah vidio Youtuber yang membuat konten prank ngisengin ojek online (ojol).

Usai ramai konten prank YouTuber tersebut, orang yang membuat orderan fiktif kepada driver ojek online (ojol), Gojek meminta kepada YouTuber tidak membuat konten yang merugikan para ojol. Sebab, Gojek menilai konten tersebut tidak pantas.

Baca Juga:

Tiga Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi, Diantaranya Konsumsi Makanan Kaya Serat

Gawat! Tempat Tidur Pasien Covid-19 di 11 RS Cirebon Hampir Penuh



"Gojek mengimbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu aktivitas mitra Gojek, apalagi yang bersifat tidak pantas," kata Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen, dilansir dari detik.com, Sabtu (30/11/2019).

Alvita meminta masyarakat dapat menghargai keberadaan ojol dengan tidak membuat konten orderan fiktif.

"Mitra pengemudi adalah bagian dari keluarga besar Gojek yang selama ini telah turut berkontribusi bagi masyarakat dalam menghadirkan kemudahan melalui pemanfaatan teknologi, sehingga patut kita hargai bersama," tegasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Saynotoprank Ojol Prank Gojeg Mitra Gojeg Indonesia Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lookal Berita Hiperloal

berita terkait

Soal Sistem BLUD, Ini Kata Anggota Komisi II DPRD Jabar

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi