bjb

Ribuan Buruh Jabar Unras Protes Satu Poin SK Gubernur Soal UMK

Ribuan massa buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (2/12/2019). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Ribuan massa aksi buruh yang tergabung dari 18 serikat pekerja di Jawa Barat melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Senin (2/12/2019).

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020 dengan Surat Keputusan (SK), bukan berdasarkan dengan Surat Edaran (SE) yang tidak lazim. Sehingga dapat merugikan kaum pekerja.

Baca Juga:

Gubernur Jabar Minta Masyarakat Manfaatkan KUR

Maksimalkan Peluang Ekonomi, Ridwan Kamil Akan Buat Program Saudagar Jabar



"Kami juga mendukung agenda aksi selanjutnya yang lebih luas jika dalam aksi 2 Desember 2019 ini, jika Gubernur Jabar masih belum memenuhi tuntutan para buruh. Maka pada 3 dan 4 Desember dan seterusnya buruh akan melakukan aksi besar-besaran di semua kawasan industri di seluruh Jawa Barat," kata Ketua Umum FSP LEM SPSI, Arif Minardi.

Pihaknya menilai, SE bernomor 561/175/Yanbangsos tentang Pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten/Kota Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2020 sangat merugikan pekerja/buruh, dan menunjukkan Gubernur Jabar tidak memahami fisosofi dari upah minimum.
Halaman selanjutnya
Tags : Serikat Pekerja Gedung Sate Upah Minimum Kota/Kabupaten UMK 2020 KSPSI Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Bandung Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Ridwan Kamil: Gedung Pakuan Terbuka Untuk Siapapun

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi