Waspada, OJK Kembali Temukan Fintech Ilegal

Meminta masyarakat untuk berhati-hati sebelum melakukan pinjaman secara online.

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | JAKARTA - Meski sudah banyak yang ditutup, Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer (P2P) lending yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, menghimbau masyarkat untuk waspada terhadap kegiatan fintech ilegal yang masih banyak beredar lewat website maupun aplikasi serta penawaran melalui sms.

Baca Juga:

Simak, Ini Cara dan Syarat Agar Debitur UMKM Dapat Subsidi Bunga

Waspada, Satgas Temukan 50 Pinjaman Online Ilegal Berkedok Koperasi



"Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati sebelum melakukan pinjaman secara online dengan melihat apakah aplikasi peer-to-peer lending tersebut telah terdaftar di OJK atau belum," ujar Tongam L. Tobing Selasa (3/12/2019).

Tongam Tobing menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk 13 kementerian/lembaga di dalam Satgas Waspada Investasi dan sejumlah pihak terkait.

"Kami mengajak semua anggota Satgas untuk semakin aktif bersama-sama melakukan pencegahan maraknya fintech P2P lending ilegal dan invetasi ilegal untuk melindungi kepentingan masyarakat," kata Tongam.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : OTorotas Jasa Keuangan OJK Pinjaman Online Ilegal Fintech Ilegal Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lkal Berita Hiperlookal

berita terkait

Sejak Januari 2020, Pasar Modal Alami Penurunan

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Penyuluhan Jasa Keuangan di Ciamis

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi