Bamsoet: Pencegahan Harus Jadi Prioritas Pemberantasan Korupsi

Rakyat merindukan pejabat yang amanah.

Bambang Soesatyo. (Foto: Odo/JabarNews)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menekankan upaya pemberantasan korupsi tak hanya cukup mengandalkan tindakan hukuman saja. Tak kalah penting adalah menutup lubang-lubang yang menjadi celah peluang korupsi.

Dengan demikian strategi pemberantasan korupsi juga harus difokuskan kepada upaya pencegahan dan yang tak kalah penting pengembalian aset hasil korupsi (asset recovery).

Baca Juga:

Bamsoet: Dorong Anak Muda Peduli Dampak Otomatisasi dan Digitalisasi Perekonomian

Dapat Dana Hibah, Pemprov Jabar Akan Transparan Sesuai Dengan Usulan KPK



"Stolen asset recovery atau pengembalian asset negara yang dicuri melalui tindak pidana korupsi memang tak mudah. Karena itu para penegak hukum, baik KPK, Kepolisian, maupun Kejaksaan harus lebih cerdik. Jangan kalah langkah," ujar Bamsoet saat menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, di Gedung KPK, Senin (9/12/2019).

Bamsoet memaparkan, Indonesia Corruption Watch (ICW), mencatat pada tahun 2018 negara mengalami kerugian sebesar Rp 9,2 triliun berdasarkan 1.053 putusan yang dikeluarkan pengadilan terhadap 1.162 terdakwa. Sementara pengembalian aset negara dari pidana tambahan uang pengganti hanya Rp 847 miliar.

Kesulitan mengembalikan asset negara yang dikorupsi lantaran para pelaku tindak pidana korupsi kerap kali memiliki akses yang luar biasa dan sulit dijangkau dalam menyembunyikan maupun melakukan pencucian uang.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : MPRI RI Bamsoet Bambang Soesatyo Pemberantasan Korupsi Pencegahan Korupsi Hari Anti Korupsi Sedunia Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Dukungan Bamsoet Jadi Ketum Partai Golkar Terus Menguat

Dukung Bamsoet, Ketua DPD Golkar Cirebon Dipecat

Empat Isu Aktual yang Direspon Ketua DPR

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi