bjb
itcbet

Tren Perceraian di Indramayu Meningkat, Ternyata Ini Sebabnya

Ketua Pengdilan Agama Indramayu Drs. H. Muhyiddin SH, MH. (Foto: Dais/Jabarnews)

JABARNEWS | INDRAMAYU - Kasus perceraian dan dispensasi nikah masih menjadi momok di Kabupaten Indramayu, Pengadilan Agama Indramayu mencatat ada sekitar 9041 perkara gugatan cerai dan 537 perkara voluntair.

Ketua Pengadilan Agama Indramayu H. Muhyiddin melalui panitera muda Hukum PA Indramayu Udin Bahruddin kepada jabarnews.com mengungkapkan, kasus perceraian di PA Indramayu masih menjadi kasus yang banyak ditangani, selain kasus perceraian, Pengadilan Aagama Indramayu juga menangani kasus-kasus lainnya seperti dispensasi nikah, isbath dan penetapan ahli waris, perkara ini juga mengalami peningkatan jika banding tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Di Subang, 400 Pasutri Bercerai Tiap Bulan

Waduh.. Gugatan Cerai Istri Dominasi Perkara Perceraian di Purwakarta



“Sepanjang tahun 2019, dari bulan januari sampai hari ini 17 Desember 2019, tercatat ada 9041 kasus perceraian dan 537 perkara voluntair, angka tersebut masih bisa bertambah sampai akhir tahun ini,” ungkapnya. Selasa (17/12/2019)

Angka perceraian itu lanjutnya, mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebalumnya, dimana pada tahun 2018 angka perceraian di kabupaten Indramayu sebanyak 8018 perkara gugatan cerai dan 458 perkara voluntair. Faktor ekonomi memang masih mendominsai penyebab perceraian di kabupaten Indramayu, namun ia juga tidak menampik kalau penyebab perceraian bukan hanya karena faktor ekonomi saja tapi juga ada faktor lainnya.
Halaman selanjutnya
Tags : Pengadilan Agama Kasus Perceraian Dispensasi Nikah Gugatan Cerai Perkara Voluntair Angka Perceraian Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Indramayu Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Pengadilan Agama Ciamis Luncurkan Aplikasi Siliwangi 4.0

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi