aqua

Bupati Cianjur Akan Tindak Tegas Pelaku Bisnis Prostitusi

Pemkab Cianjur akan memproses secara hukum jika ada lokasi vila dan hotel yang dijadikan tempat transaksi atau bisnis seks

Pelaku TPPO yang berhasil diungkap Polres Cianjur. (Foto: Red)

JABARNEWS | CIANJUR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat akan berupaya untuk menghilangkan kemaksiatan di Cianjur karena memiliki program keagamaan salah satunya antimaksiat. Pasalnya, belakangan terakhir ini kembali maraknya bisnis prostitusi di Cianjur.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cianjur Herman Suherman, di Cianjur mengatakan pihaknya akan menindak tegas pengelola perumahan atau vila serta hotel yang dijadikan tempat transaksi prostitusi seiring penangkapan yang dilakukan Polres Cianjur terhadap empat orang diduga muncikari di perumahan elite Cipanas.

Baca Juga:

Wanita Pembawa Anjing di Masjid Ditetapkan Tersangka oleh Polres Bogor

Wanita Pembawa Anjing Ke Dalam Masjid di Bogor Terancam Pasal Penistaan Agama



"Pihaknya akan memproses secara hukum jika ada lokasi vila dan hotel yang dijadikan tempat transaksi atau bisnis seks, untuk mencipatkan Cianjur yang lebih maju dan agamis tanpa maksiat," ujarnya. Senin (30/12/2019).

Sedangkan MUI dan Ormas Islam di Cianjur meminta pemerintah daerah untuk menertibkan bisnis prostitusi yang semakin menjamur di wilayah utara Cianjur dan sejumlah wilayah lainnya.

Ketua MUI Cianjur Abdul Rauf mengatakan selama ini Kabupaten Cianjur dikenal sebagai "kota santri", sedangkan bisnis prostitusi masih berjalan di sejumlah wilayah, sehingga dapat mencoreng status tersebut.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Prostitusi Online Sentul City Polres Bogor Transaksi Online Pria Hidung Belang Pekerja Seks Komersial PSK Dibawah Umur Pemkab Cianjur MUI Cianjur Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Bogor

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi