bjb
itcbet

Kasus Korupsi Pengadaan Fingerprint, Kejari Ciamis Panggil 80 Saksi

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Ciamis, Achmad Tri Nugraha, SH. (Foto: Tony/Jabarnews)

JABARNEWS | CIAMIS - Sekitar 80 orang saksi dugaan kasus korupsi pengadaan alat fingerprint di Kabupaten Ciamis telah dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan dengan beberapa bukti pendukung lainnya oleh pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kasi Pidsus Kejari Ciamis, Achmad Tri Nugraha, SH mengatakan, saksi dugaan kasus korupsi pengadaan alat fingerprint lumayan cukup banyak, yakni sekitar 80 saksi, dan penyedianya kesulitan saat hendak dihadirkan.

Baca Juga:

Polemik Pembubaran TP4D, Kejari Ciamis Menantikan Instruksi Pusat

Antisipasi Permasalahan Hukum melalui Jaksa Sahabat Guru



"Dalam kasus fingerprint tersebut, ketika kami melakukan ekpose di BPKP, harus ada ahli penyedia barang dan jasa, oleh sebab itu penanganannya pun membutuhkan proses yang lumayan cukup lama. Dan mudah-mudahan kasus fingerprint tersebut bisa rampung di Tahun 2020," jelasnya.

Maka sebab itu menurut Achmad Tri, dalam proses penanganan ada beberapa prosedur yang harus kita tempuh, dan Kejari Ciamis tidak bisa semena-mena menetapkan seseorang menjadi tersangka, harus ada berkas-berkas dan bukti pendukung lainnya.
Halaman selanjutnya
Tags : Kasus Tipikor BPKP Ciamis Kejaksaan Negeri Ciamis Kasus Korupsi Korupsi Fingerprint Korupsi Karcis Retribusi Wisata Situ Lengkong Panjalu Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi