DPRD Nilai Pemkot Tasikmalaya Terburu-Buru Naikan Tarif Parkir

Retribusi parkir sepeda motor roda dua di Kota Tasikmalaya sebesar Rp3.000.

Salah satu lokasi parkiran di Jalan H.Z Mustofa, Kota Tasikmalaya. (Foto: Tony/JabarNews)

JABARNEWS | KOTA TASIKMALAYA - Terkait kenaikan tarif retribusi parkir di Kota Tasikmalaya, Wakil Ketua II DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terkesan terburu-buru, tanpa adanya sosialisasi dengan unsur elemen masyarakat.

"Harusnya ada percobaan dulu, nantikan ada masukan dan keluhan dari masyarakat, barulah dapat ditetapkan berapa kenaikan tarif retribusi parkirnya," kata Muslim, saat dihubungi melalui telepon pribadinya, Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga:

Vaksin Sinovac Sudah Tiba Di Tasikmalaya, Ini Jumlahnya

Covid-19 Terus Naik, Pemkot Tasikmalaya Berlakukan Pembatasan Aktivitas Malam



Menurutnya, terkait adanya kenaikan retribusi parkir tersebut harusnya dilengkapi adanya fasilitas keamanan dan kenyamanan. Apakah Pemkot menjamin dan bertanggung jawab jika ada kehilangan kendaraan atau barang lainnya ketika di lokasi parkir?.

"Jangan sampai menaikan tarif retribusi parkir, namun keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat tidak diperbaiki," ujarnya.

Muslim menilai, Pemkot jangan mengandalkan PAD dari parkir saja, harusnya gali potensi lain, seperti retribusi dari hotel yang sekarang menjamur di Kota Tasikmalaya, dan restoran serta retribusi reklame yang saat ini banyak kebocorannya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Tarif Parkir Retribusi Parkir Pemkot Tasikmalaya DPRD Kota Tasikmalaya Kenaikan Tarif PAD Parkir PAD Kota Tasikmalaya Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Kebahagiaan Anggota DPR Saat Aspirasinya Didengar

Dengar Keluhan Soal Kenaikan Tarif Tol, Ini Langkah Jasa Marga

Ridwan Kamil Kritik Jasa Marga Terkait Kenaikan Tarif Tol

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi