Live Stream Bandung 132 TV


DPRD Nilai Pemkot Tasikmalaya Terburu-Buru Naikan Tarif Parkir

Retribusi parkir sepeda motor roda dua di Kota Tasikmalaya sebesar Rp3.000.

Salah satu lokasi parkiran di Jalan H.Z Mustofa, Kota Tasikmalaya. (Foto: Tony/JabarNews)

JABARNEWS | KOTA TASIKMALAYA - Terkait kenaikan tarif retribusi parkir di Kota Tasikmalaya, Wakil Ketua II DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terkesan terburu-buru, tanpa adanya sosialisasi dengan unsur elemen masyarakat.

"Harusnya ada percobaan dulu, nantikan ada masukan dan keluhan dari masyarakat, barulah dapat ditetapkan berapa kenaikan tarif retribusi parkirnya," kata Muslim, saat dihubungi melalui telepon pribadinya, Sabtu (4/1/2020).

Baca Juga:

Bantu Dongkrak Capaian Retribusi di Kota Cimahi, Ngatiyana Apresiasi Juru Parkir

Ditemukan Klaster Sekolah di Kota Tasikmalaya, 20 Orang Positif Covid-19



Menurutnya, terkait adanya kenaikan retribusi parkir tersebut harusnya dilengkapi adanya fasilitas keamanan dan kenyamanan. Apakah Pemkot menjamin dan bertanggung jawab jika ada kehilangan kendaraan atau barang lainnya ketika di lokasi parkir?.

"Jangan sampai menaikan tarif retribusi parkir, namun keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat tidak diperbaiki," ujarnya.

Muslim menilai, Pemkot jangan mengandalkan PAD dari parkir saja, harusnya gali potensi lain, seperti retribusi dari hotel yang sekarang menjamur di Kota Tasikmalaya, dan restoran serta retribusi reklame yang saat ini banyak kebocorannya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Tarif Parkir Retribusi Parkir Pemkot Tasikmalaya DPRD Kota Tasikmalaya Kenaikan Tarif PAD Parkir PAD Kota Tasikmalaya Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi