Rancangan Desain Ibu Kota Baru Libatkan Dua Konsultan Asing

Melibatkan konsultan dari China dan Jepang yang akan membantu masalah lingkungan, desain urban, arsitektur, dll.

Salah satu maket sayembara gagasan rancangan Kawasan Ibu Kota baru Indonesia (Foto: Antara)

Namun, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa cenderung untuk memilih konsultan asal China dan Jepang untuk disewa jasanya dalam membantu merancang ibu kota baru.

"Jadi tadi itu ada lima, ada AS, Inggris, Jepang, China. Tapi dua terbaik yang kami lihat. Tadi Pak Menteri Bappenas melihat beliau lebih cenderung di dua itu, Jepang dan China," ungkap Luhut.

Baca Juga:

Said Aqil Siroj Ketum PBNU Tolak Investasi Miras Bebas Di Indonesia

Besok, Pelayan Publik di Kota Tasikmalaya Bakal Disuntik Vaksin Covid-19



Baca juga: Tiga negara tawarkan bantuan desain ibu kota baru

Luhut menegaskan konsultan asing itu nantinya hanya akan terlibat pada fase perencanaan. Sementara pendanaan, khususnya untuk fasilitas inti seperti Kantor Presiden dan gedung pemerintahan nantinya akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ada pun pendanaan untuk fasilitas pendukung kota nantinya bisa saja berasal dari investasi asing, termasuk dari dana yang dikumpulkan dalam format Sovereign Wealth Fund yang akan digagas Indonesia dalam waktu dekat.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Luhut Binsar Pandjaitan Desain Ibu Kota Konsultan Jepang Konsultan Cina Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi