bjb

BPBD Sukabumi Catat Kerugian Bencana Capai Rp 38,2 Miliar

Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu. (Foto: Net)

JABARNEWS | SUKABUMI - Sepanjang tahun 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat kerugian akibat bencana mencapai Rp.38.240.000.000. Bahkan, di awal 2020 sudah ada beberapa kasus kejadian bencana seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan kebakaran sehingga, harus dilakukan antisipasi dini untuk meminimalkan dampaknya.

Kepala Pusat Pengendalian dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, dari hasil pendataan kerugian terbesar disumbang dari bencana tanah longsor yang terjadi sebanyak 312 kali, apalagi di awal 2019 terjadi bencana tanah longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok yang menyebabkan satu kampung tertimbun.

Baca Juga:

Gempa 3,0 SR Guncang Sukabumi, Tak Berpotensi Tsunami

BPBD: Kekeringan dan Kebakaran Dominasi Bencana di Sukabumi



"Tingginya angka kerugian akibat bencana di tahun lalu berbanding lurus dengan jumlah bangunan yang rusak mulai dari fasilitas pribadi seperti rumah, fasilitas umum hingga mata pencaharian antara lain lahan pertanian, kios dan lain-lain," ujarnya di Sukabumi, Jumat (10/1/2020).

Ditambah kejadian bencana pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung yang juga meluluhlantakkan satu kampung dari puluhan hektare lahan pertanian tidak bisa lagi digunakan.
Halaman selanjutnya
Tags : BPBD Sukabumi Bencana Alam Tanah Longsor Banjir Bandang Terdampak Bencana Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Kecepatan Informasi Bencana Lebih Diutamakan Dibanding Akurasi

Empat Rumah di Sukabumi Rusak Terdampak Gempa Banten

Selamat Jalan Pak Sutopo

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi