IJTI Purwasuka Kecam Kekerasan Terhadap Seorang Jurnalis di Purwakarta

Mendesak kepolisian memproses tindakan kekerasan tersebut.

Buat laporan polisi- Adi Kurniawan Tarigan, seorang jurnalis dan pengurus PWI Peduli Kabupaten Purwakarta menjadi korban pemukulan oleh oknum Kepala Desa, Sabtu (11/1/2020). (Foto: Gin/JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang (Purwasuka), Jawa Barat, mengecam pemukulan seorang jurnalis di Purwakarta yang dilakukan oleh oknum Kades.

Ketua IJTI Purwasuka, Syamsu Dahri Tanjung mengaku sangat menyayangkan tindakan Kades yang bertindak sangat arogan. Apalagi tindakan premanisme itu berlangsung di sebuah Stasiun Pengisi Bahan Bakar (SPBU) yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga:

HPN 2020, Ini Harapan Humas Polres Purwakarta

Terlapor Kasus Pemukulan Wartawan Purwakarta Kembali Diperiksa



"Kekerasan terhadap jurnalis adalah ancaman nyata bagi kebebasan pers dan demokrasi yang tengah tumbuh di Tanah Air," kata Pria yang akrab disapa Syamsu itu, Sabtu (11/1/2020).

Dirinya menilai pemukulan yang dilakukan oknum Kades terhadap wartawan melanggar Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Pasal 8 UU Pers menyatakan dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum.

Selain itu, lanjut Syamsu, UU Pers juga mengatur sanksi bagi mereka yang menghalang-halangi kerja wartawan. Pasal 18 UU Pers menyebutkan.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : IJTI Purwasuka Jurnalis Purwakarta Wartawan Purwakarta Polres Purwakarta Oknum Kades Save Jurnalis Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Polres Purwakarta Usut Dugaan Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi