bjb

Puluhan Petani di Jatitengah Kompak Menolak Pendirian Pabrik

Spanduk penolakan pendirian sebuah pbrik di Jatitengah Kec. Jatitujuh Kab. Majalengka. (Foto: Rik/Jabarnews)

JABARNEWS | MAJALENGKA  – Penolakan warga atas rencana membangun pabrik di Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka bukan tanpa alasan. Warga khawatir mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.

Puluhan petani yang tergabung dalam Petani Jatitengah Bersatu memasang patok dan spanduk berisi penolakan pendirian sebuah pabrik. Spanduk ini dipasang tepat di areal sawah blok BeraKulon desa Jatitengah kecamatan Jatitujuh.

Baca Juga:

Dirikan Pabrik di Jati Tengah, Distankan Majalengka: Belum Ajukan Ijin

Ambu Anne Larang Keras Alih Fungsi Lahan Produktif



Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan penolakan karena akan berdirinya pabrik di area lahan produktif. Sebelumnya, puluhan petani ini telah diajak musyawarah dan sepakat menolak. Hanya saja, pada kenyataannya keluar dari jalur kesepakatan.

Koordinator petani di Jatitengah, yang juga pemilik salah satu lahan di Blok Berakulon, H Toto Sukarso mengatakan para petani tidak menolak pendirian pabrik di wilayahnya, asalkan lahan yang diperuntukan untuk pembangunan pabrik itu bukan berada di lahan produktif. 
Halaman selanjutnya
Tags : Penolakan Pabrik Petani Majalengka Lahan Produktif Petani Jati Tengah Pemkab Majalengka Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Bupati Purwakarta Larang Keras Ahli Fungsi Lahan Produktif

Jadi Petani Di Zaman Now? Ini Suara Warga Majalengka

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi