Penegak Hukum Diminta Tutup Galian Ilegal di Purwakarta

Hari ini Polres dan Satpol PP turun langsung ke lokasi untuk melakukan penutupan galian.

Lokasi galian tanah merah yang diduga tidak memiliki izin di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: JabarNews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Gabungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan nama Aliansi Kiansantang meminta pihak penegak hukum untuk menutup aktifitas galian tanah merah yang diduga tidak memiliki izin di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Salah satu aktifitas galian tanah yang tidak memiliki izin tersebut berada di Kampung Pangkalan, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani.

Baca Juga:

Kasat Lantas Polres Purwakarta: Pelajar Di Bawah Umur Jangan Kendarai Motor

Operasi Patuh Terpadu 2019 Di Purwakarta, Puluhan Pengendara Terjaring



"Kita sudah melaporkan kepada pihak Polres Purwakarta dan Satpol PP, dan meminta aktifitas galian tanah merah di lokasi tersebut dihentikan karena tidak memiliki izin," kata Koordinator Aliansi Kiansantang H Elan Sofyan, Senin (13/1/2020).

H Elan yang juga diketahui sebagai Ketua LSM GMBI Distrik Purwakarta tersebut menuturkan, atas dasar pelaporan yang disampaikan pihaknya, hari ini Polres Purwakarta melalui jajaran Sat Reskrim dan Satpol PP langsung turun ke lokasi dan melakukan penutupan sementara sampai perizinan di tempuh oleh pihak pengelola.

"Hari ini Polres dan Satpol PP turun langsung ke lokasi untuk melakukan penutupan galian," kata H Elan. (Red)
Tags : Galian Ilegal Tanah Merah Polres Purwakarta Satpol PP Purwakarta Aliansi Kiansantang Gabungan LSM Pemkab Purwakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi