Sekda Jabar Nonaktif Terancam 20 Tahun Penjara

Didakwa terima suap Rp900 juta.

Sekda Jabar nonaktif, Iwa Karniwa saat jalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (13/1/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Sekda Jabar nonaktif, Iwa Karniwa didakwa telah menerima suap dari PT Lippo Cikarang melalui PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) senilai Rp900 juta. Dia dijatuhi pasal 12 huruf a dan pasal 11 UU Tipikor dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Hal itu terungkap dalam sidang dakwaan kasus dugaan suap proyek Meikarta di Pengadilan Tipikor, PN Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (13/1/2020). Sidang yang dipimpin Daryanto mengagendakan pembacaan dakwaan.

Baca Juga:

Mantan Presdir Lippo Cikarang Ditetapkan Jadi Tersangka Suap Meikarta

Sekda Jabar Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengembangan Suap Meikarta



Dalam dakwaannya, Penuntut Umum (PU) KPK, Yadyn menyebutkan terdakwa telah melakukan beberapa perbuatan meskipun masing-masing merupakan kejahatan, ada hubungannya sedemikian rupa, sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan, berlanjut, menerima hadiah.

"Yaitu menerima hadiah berupa uang senilai Rp900 juta dari PT Lippo melalui PT MSU, melalui Satriadi, Neneng Rahmi, Henry Lincoln dan Waras Wasisto," kata Yadyn.

Padahal pemberian dimaksudkan agar terdakwa membantu mempercepat keluarnya persetujuan dari Gubernur Jabar atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang telah disetujui DPRD Kabupaten Bekasi.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sekda Jabar Kasus Meikarta Kasus Suap Iwa Karniwa PT Lippo Cikarang PT Mahkota Sentosa Utama Pengadilan Tipikor Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Deudeuh! Walikota Tasik Jadi Tersangka Kasus Suap

Wali Kota Tasikmalaya Resmi Jadi Tersangka Kasus Suap DAK

PNS Jabar Terima Kenaikan Gaji Mulai April

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi