bjb

DPRD Jabar Soroti Masalah Pendidikan Sangat Kompleks

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya saat bertemu wartawan di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (14/1/2019). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, menyebut pihaknya melihat inti permasalahan pendidikan yang sangat kompleks dan melibatkan stakeholder terkait. Oleh karena itu, Komisi V akan merumuskan Perda Penyelenggara Pendidikan No 5 Tahun 2017 karena dianggap tidak sempurna.

"Ya karena memang ada perkembangan-perkembangan yang cukup banyak setelah Perda itu terbit dalam 2 tahun ini, perda itu harus di update," kata Abdul kepada wartawan di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Selasa (14/1/2019).

Baca Juga:

Dorong Keterlibatan Politik Perempuan

Infrastruktur Perikanan Harus Jadi Prioritas



Dia mengungkapkan, Komisi V telah menyepakati untuk mengacu pada inisiatif tentang sistematis revisi atau pembuatan Perda baru. Menurutnya, pembentukan Pansus merupakan prosedur hasil dari kesepakatan yang masuk ke dalam program Perda.

"Jadi kita isi dulu kontennya terus temen-temen yang ada di Bapemperda melakukan proses komunikasi, selanjutnya akan ada inisiatif dari Komisi V," ucapnya.
Halaman selanjutnya
Tags : DPRD Jabar Komisi V Abdul Hadi Wijaya Perda Penyelenggara Pendidikan Penerimaan Peserta Didik Baru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Sosialisasi Siap Jabar dan K-Mob

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Kewirausahaan Daerah

Anggota Bertambah Ruangan DPRD Jabar Dirombak

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi