bjb

Ini Penjelasan Kepala Balai Terkait Demo Di Wyata Guna

Kepala Balai Wyata Guna Bandung, Sudarsono saat diwawancarai jabbarnews.com di Balai Wyata Guna Bandung, Selasa (14/1/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Kepala Balai Wyata Guna Bandung, Sudarsono mengatakan, mahasiswa penyandang disabilitas yang menolak diterminasi (pengakhiran) dan dipulangkan menghambat proses penerimaan peserta rehabilitasi baru.

Pasalnya, lanjut dia, di semester 1 tahun 2020 akan ada penambahan penghuni disabilitas di Wyata Guna Bandung untuk mendapatkan rehabilitasi dan vokasi. Saat ini, proses penerimaan sudah dibuka dan ada beberapa orang yang sudah diterima.

Baca Juga:

Inilah Komitmen Wyata Guna Bandung Untuk Membentuk Disabilitas Mandiri

Yonarmed 1 Roket Peringati Hari Disabilitas Internasional



Oleh karena itu, perlu adanya penataan terhadap asrama untuk penempatan kembali. Sudarsono menyebut, target di tahun 2020 ini sekitar 200 penghuni baru, sehingga mahasiswa yang bertahan walau masa rehabnya telah berakhir akan menghampat proses penerimaan.

"Bayangkan ada orang baru yang mau melakukan latihan terganjal gara-gara mereka yang gak mau keluar. Nah, ini yang kami coba usahakan," kata Sudarsono kepada jabarnews.com di Balai Wyata Guna Bandung, Selasa (14/1/2020).
Halaman selanjutnya
Tags : Balai Wyata Guna Bandung Penyandang Disabilitas Peserta Rehabilitasi Komnas HAM Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Atalia Kamil: Anak Disabilitas Perlu Perhatian Khusus

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi