bjb

Jadwal Audiensi Molor, Tagihan PBB RPM Rp1,6 Miliar di Karawang Raib?

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | KARAWANG - Diduga akibat kelalaian kinerja Bidang Potensi Pengembangan Bapenda Karawang soal potensi pajak bumi dan bangunan (PBB) perkotaan dan pedesaan (P2) mencapai Rp.1,6 miliar, tahun anggaran 2017. Dugaan tersebut muncul setelah objek PBB berupa objek pajak Resinda Park Mal (RPM) Karawang tersebut diklasifikasikan tidak bisa tertagih.

Seharusnya, audiensi LSM Gibas Jasa dengan Bapenda Karawang, terkait dugaan kelalaian kerja pada temuan BPK tahun 2018 untuk kegiatan tahun 2017 seyogyanya digelar hari ini, Kamis (16/01/2020). Namun kemudian diundur pekan depan.



Padahal berdasarkan Perda nomor 12 Tahun 2011 dan perubahannya Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah, seharusnya objek pajak berupa tanah ini, seharusnya bisa tertagih karena Pemkab Karawang telah memiliki data objek pajak dalam SISMIOP yang mengcover data objek pajak hasil pelimpahan dari KPP Pratama Karawang Utara dan KPP Pratama Karawang Selatan sejak 2012, selain dicover dari data data baru yang dihasilkan dari proses pengelolaan PBB P2.

Sekjen LSM Gibas Jaya, Lili Gozali, menyampaikan, mundurnya jadwal audensi disebabkan pihak Bapenda Karawang mengaku berhalangan lantaran beberapa hal, antara lain karena kondisi sejumlah pegawai Bapenda yang sedang tidak ada di tempat karena sedang melaksanakan ibadah umroh.
Halaman selanjutnya
Tags : Objek Pajak Resinda Park Mal Bapenda Karawang Ormas Gibas Jaya Audiansi Molor SISMIOP Objek PBB Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi