bjb

Investasi 'Bodong' Berkedok Umroh, Travel Al Bayyinah Dilaporkan ke Polisi

Pengusaha asal Bandung, Ayi Koswara saat setelah membuat laporan atas dugaan penipuan investasi berkedok umroh oleh Yusuf Abdul Latief melalui Travel Al Bayyinah di Mapolda Jabar, Kamis (16/01/2020)

JABARNEWS.COM | BANDUNG - Seorang pengusaha asal Kota Bandung, Ayi Koswara melaporkan rekanan bisnisnya, Yusuf Abdul Latief setelah diduga melakukan  penipuan investasi berkedok umroh dengan kerugian Rp 1,578 miliar melalui Travel Al Bayyinah  ke Polda Jabar, Kamis (16/01/2020).

Belakangan diketahui pula, terlapor Yusuf menginvestasikan modal dari Ayi Koswara tida melalui Travel Al Bayyiah yang disepakati, namun bekerjasama dengan travel lain, yakni Travel Umroh Al-Qadri, yang beralamat di Jalan Bambu Batas No. 10 B, Pondok Bambu RT 001/RW 012, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur..

Baca Juga:

Wabup Majalengka Terima Kunjungan Kedubes AS Jajaki Kolaborasi

Investor Asing Masih Betah di DKI Jakarta



Kuala hukum Ayi Koswara dari Kantor Hukum Juris Integrata Managing Partners, Hassanain Haykal mengatakan, bahwa kliennya  melaporkan Yusuf Abdul Latief yang beralamat di Jalan Raya Bayongbong KM 3, Kp Babakan Somawijaya, RT 004/RW 013, Muara Sanding, Kabupaten Garut ke Mapolda Jabar, dengan dugaan melakukan penipuan melaui cek ‘bodong’.

“Klien kami awalnta ditawari oleh terlapor untuk berinvestasi travel umroh. Namun belakangan  baru mengetahui travel umroh Al Bayyinah sebagaimana dimaksud dalam menjalankan kegiatannya ternyata mendompleng nama travel lain. Yakni Travel Umroh Al-Qadri,” ujarnye kepada wartawan usai melapor.
Halaman selanjutnya
Tags : Ayi Koswara Yusuf Abdul Latief investasi bodong umroh Rp 1 578 miliar Travel Al Bayyinah Polda Jabar Jabarnews.com

berita terkait

SEREMONIA







Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi