bjb
itcbet

Dirjen Rehabilitasi Sosial Angkat Bicara Soal Polemik Disabilitas Wyata Guna

Sekretaris Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Idit Supriadi Priantna saat Konferensi Pers di Balai Wyata Guna Bandung, Jum'at (17/1/2019). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Sekretaris Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Idit Supriadi Priantna mencermati polemik yang terjadi seputar berakhirnya masa retensi penerima manfaat di Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Tuna Netra Wyata Guna.

Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos memandang perlu untuk menyampaikan dan meluruskan beberapa hal. Agar tidak terjadi kesalahan persepsi dan misinformasi yang mencerabut fakta yang sesungguhnya terjadi.

Baca Juga:

Mensos Luncurkan Program Sembako Di Cianjur

Mensos RI Bersama Bupati Cianjur Pantau Penyaluran PKH serta BPNT



"Kami sangat menyesalkan polemik yang mengemuka terkait berakhirnya masa retensi penerima manfaat. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi. Dalam situasi seperti ini, kami mengajak semua pihak berpikir jernih. Sebab sikap emosional, rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," kata Idit saat Konferensi Pers di Balai Wyata Guna Bandung, Jum'at (17/1/2020).

Pertama, kata dia, bahwa tidak ada pengusiran yang dilakukan oleh Balai Wyata Guna kepada penerima manfaat. Yang terjadi, penerima manfaat telah berakhir masa retensinya, atau sudah memasuki tahapan terminasi.
Halaman selanjutnya
Tags : Menteri Sosial Mensos Juliari Batubara Mahasiswa Tunanetra Wyata Guna Bandung BRSPDSN Masa Rehabilitasi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Najwa Shihab Dinilai Mumpuni Jadi Menteri Sosial

Mensos: Bantuan Kube Tidak Hanya Untuk Usaha Warung

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi